Dosen FIP UMJ Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Pengetahuan Budaya

Oleh :
Dinar Meidiana
Dosen FIP UMJ Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Pengetahuan Budaya
Dr. Ahmad Fadly, M.Hum., (tengah) bersama promotor, kopromotor, dan segenap penguji, yaitu Dr. Untung Yuwono, Dr. Sonya P. Suganda, Dr. Triaswarin Sutanarihesti, Dr. Yohanes Tri Mastoyo, M.Hum., M. Umar Muslim, Ph.D., Dr. Filia, dan Dr. Junaidi, seusai Sidang Promosi Doktor di Gedung IV FIB UI, Senin (30/10/2023). (Foto : KSU/Alvin Lazuardy)

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) menambah satu dosen bergelar doktor. Dosen tersebut adalah Dr. Ahmad Fadly, M.Hum., yang meraih gelar Doktor bidang Ilmu Pengetahuan Budaya dari Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Senin (30/10/2023).

Baca juga : UMJ Tambah Tiga Doktor Baru

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini mempertahankan disertasinya yang berjudul Ekspresi Bahasa Evaluatif pada Artikel Ilmiah Berbahasa Indonesia pada sidang promosi doktor yang diselenggarakan di Gedung IV FIB UI disaksikan oleh Wakil Dekan I Ismah, M.Si., segenap dosen FIP UMJ, keluarga dan kerabat Ahmad Fadly. Atas disertasinya, Ahmad Fadly mendapatkan predikat Pujian oleh para penguji.

Diketahui bahwa Ahmad Fadly melakukan penelitian selama 2 tahun dengan data yang cukup besar yaitu 500 artikel ilmiah semua bidang ilmu pada jurnal terakreditasi nasional terindeks SINTA. Melalui penelitiannya ditemukan hasil sebagai berikut, pertama, bahwa penulis artikel ilmiah harus menempatkan diri sebagai orang lain.

Dr. Ahmad Fadly, M.Hum. (tengah), bersama Ismah, M.Si. (ketiga dari kanan), segenap dosen FIP UMJ, kerabat dan keluarga, seusai Sidang Promosi Doktor di Gedung IV FIB UI, Senin (30/10/2023).

Kedua, peneliti harus bisa mengatur agar subjektivitas tidak terlalu tinggi dalam penulisan ilmiah yang dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menghindari ekspresi yang bersumber dari luapan persona (subjek atau orang).

Saat dimintai keterangan, Ahmad Fadly mengungkapkan harapannya, “Harapannya, saya dapat mengembangkan ilmu seperti yang telah disampaikan oleh promotor, pengembangan ilmu wacana terutama wacana akademis. Semoga FIP UMJ dapat mempertimbangkan salah satu hasil penelitian saya yaitu menghindari subjektivitas yang terlalu tinggi dalam penulisan karya ilmiah.”

Senada dengan hal tersebut, Wadek I FIP UMJ Ismah, M.Si., berharap penelitian Ahmad Fadly dapat dikembangkan atau membuat penelitian payung dengan mahasiswa. “Harapan besarnya ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan diterapkan di dalam proses pembelajaran perkuliahan,” ungkap Ismah.

Ismah menerangkan bahwa FIP menargetkan lebih dari 50 persen dosennya bergelar doktor pada 2024. “Bagi FIP UMJ, Pak Ahmad Fadly adalah doktor ke 3 di tahun 2023. Mengingat dosen-dosen FIP mayoritas masih muda-muda, semangatnya waktu lima tahun lalu mulai studi doktoral berbarengan. Saat ini jumlah dosen yang bergelar magister sudah berkurang,” pungkasnya.

Editor : Dian Fauzalia