Semangat Bernegara Ala Muhammadiyah

Segenap umat Islam, termasuk di dalamnya Muhammadiyah, harus berkomitmen menjadikan Negara Pancasila sebagai atau negara tempat bersaksi dan membuktikan diri dalam mengisi dan membangun kehidupan kebangsaan yang bermakna menuju kemajuan di segala bidang kehidupan. Dalam Negara Pancasila sebagai Darus Syahadah, umat Islam harus siap bersaing (fastabiqul khairat) untuk mengisi dan memajukan kehidupan bangsa dengan segenap kreasi dan inovasi yang terbaik.

Selengkapnya »

Literasi Digital sebagai Implementasi Hifdz Al-Aqli terhadap Polemik Generasi Muda di Media Sosial

Penyebaran hoaks yang dinilai cukup masif di media sosial menyebabkan akibat buruk terhadap generasi muda. Akibat buruk dari hoaks terhadap generasi muda ini adalah munculnya rasa saling curiga, sikap tak percaya, intoleransi, bahkan kebencian terhadap pihak atau kelompok tertentu. Berdasarkan pengaruh hoaks terhadap generasi muda, hal tersebut sudah jelas bertentangan dengan prinsip agama Islam yaitu amar ma’ruf nahi munkar yang berarti upaya menegakkan agama dan kemaslahatan di tengah-tengah umat.

Selengkapnya »

Pesan Politik dari Samarinda

“Survei Samarinda” merupakan pesan politik yang serius yang harus disikapi secara serius pula oleh partai politik yang masih berkeinginan mendapat dukungan jamaah Muhammadiyah. Partai-partai politik, utamanya partai yang selama ini secara mainstream mendapat dukungan jamaah Muhammadiyah, harus penuh pertimbangan dalam menentukan calon presiden, salah satunya tentu dengan memperhatikan denyut nadi pilihan politik jamaah Muhammadiyah.

Selengkapnya »

Media Sosial dan Stereotip tentang Perempuan

Tidak banyak perempuan yang dapat bertahan dan kuat terhadap stereotip negatif yang muncul dalam media dan lingkungan masyarakat kita, sebagai seorang perempuan pasti ingin diakui, dihargai, dijaga dan dilindungi, seharusnya kita dapat menanamkan kesadaran pada masing-masing individu untuk saling menghargai dan menghormati.

Namun anehnya tidak sedikit pula pembentukan stereotip tentang perempuan ini justru datang dari kelompok perempuan sendiri. Semestinya sebagai perempuan yang mungkin dianggap lemah bagi kaum pria seharusnya mendukung satu sama lain, karena perempuan juga memiliki peran penting dalam kemajuan masa depan bangsa.

Selengkapnya »
id Bahasa Indonesia
X