Tim K3 FKM UMJ Jadi Peserta Rakernas MDMC 2023

Oleh :
Humas FKM
MDMC PP Muhammadiyah
Peserta Rakernas MDMC 2023 di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kamis hingga Minggu, 6-9 Juli 2023.

Team Safety Officer K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta menjadi perwakilan peserta Rapat Kerja Nasional Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) MDMC PP Muhammadiyah. Rakernas yang digelar di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) berlangsung selama empat hari sejak Kamis hingga Minggu, 6-9 Juli 2023.

Baca juga : Jusuf Hamka Hampiri Mahasiswa FKM Saat Kampanye Anti Narkoba di CFD

Sebanyak empat mahasiswa Team Safety K3 FKM turut dalam rangkaian Rakernas bergabung bersama perwakilan peserta yang berasal dari 24 provinsi di Indonesia. Keempat mahasiswa tersebut adalah M. Faiz Abdurrahman, S.KM., Dimas Imam Prayogo, Adipatra Kenaro Wicaksana, Fathyah Zahra Khaula, S.KM. (Ahli K3U (Tersertifikasi)).

Adipatra melalui keterangannya, Senin (10/07/2023), menjelaskan bahwa Team Safety Officer bertugas melakukan inspeksi dan indentifikasi pemetaan mengenai potensi risiko bahaya yang akan muncul atau pernah terjadi di lingkungan UMT. Lebih lanjut, Adipatra menuturkan bahwa tugas yang diemban bukan hanya untuk simulasi, tapi juga untuk diterapkan selama Rakernas berlangsung.

“Team safety wajib untuk membuat kebijakan dalam hal SOP dan rencana pengendalian risiko terkait pelaksanaan Rakernas, karena Rakernas dilakukan di gedung yang belum sepenuhnya jadi. Jadi risikonya cukup tinggi,” ungkap mahasiswa yang juga aktif di ERDAMS FKM UMJ.

Setiap mengawali kegiatan Team Safety Officer melakukan briefing kepada seluruh peserta terkait induksi keselamatan atau safety induction. Briefing dilakukan dengan menyusun Hazard Identification Risk Assessment and Determining Controls (HIDRADC), dan tata cara penyelamatan diri saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi atau kebakaran.

“Ini menjadi momen baru berupa kegiatan yang berskala nasional apalagi dapat bertemu dengan para pengurus MDMC dari berbagai daerah sehingga bisa lebih tahu karakterisitik bencana dan penanggulangannya dari setiap daerah,” ungkap Adipatra. Lebih lanjut Adipatra berharap hasil Rakernas MDMC dapat semakin memperteguh peran Muhammadiyah untuk semesta.

Team Safety Officer saat melaksanakan tugas dalam Rakernas LRB MDMC PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Kamis hingga Minggu, 6-9 Juli 2023.

Selama empat hari pelaksanaan Rakernas, seluruh peserta yang berjumlah sekitar 300 orang mengikuti rangkaian acara yang terdiri dari diskusi panel seputar resiliensi kebencanaan hingga penanggulangan bencana, simulasi bencana, dan pameran Rakernas MDMC 2023. Ada pula peluncuran sekaligus sosialisasi dua aplikasi yaitu SYNERI dan PSEA-H  (Protection from Sexual Exploitation, Sexual Abuse & Harassement).

Ketua LRB PP Muhammadiyah Budi Setiawan dalam sambutannya menyampaikan tentang perubahan nomenklatur dari Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) menjadi Lembaga Resiliensi Bencana. Kata ‘resiliensi’ berarti ketangguhan yang bermakna lebih luas dibandingkan dengan ‘penanggulangan’ yang identik dengan respons.

“Pergantian nomenklatur ini menjadi bagian dari materi yang dibahas dalam Rakernas LRP PP Muhammadiyah. Melihat peran lembaga kebencanaan dalam konteks Indonesia, menurutnya memiliki fungsi vital. Hal itu dikarenakan hampir semua wilayah di Indonesia memiliki potensi bencana dengan variannya masing-masing,” ungkap Budi.

Rakernas yang mengusung tema Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Nilai-Nilai ke-Islaman dengan dukungan Teknologi Informasi Menuju Resiliensi Komunitas dihadiri secara langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, M.Kes.

Hadir pula Ketua LRB PP Muhammadiyah H. Budi Setiawan, S.T, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Wilayah dan Penangulangan Bencana Kemenko PMK Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si, Rektor UM Tangerang Dr. Ahmad Amarullah, M.Pd, Perwakilan BPBD Kota Tangerang serta lembaga mitra MDMC lainnya.

Editor : Dinar Meidiana