Kelompok Usaha Mahasiswa UMJ Lolos Ajang KMI Expo dan Award 2023 di Bali

Oleh :
Fazri Maulana
Kelompok dengan usaha Jatropha Paper Soap (Kiri) dan kelompok dengan usaha tabungan aqiqah hasanah (kanan) berhasil lolos KMI Expo dan Award 2023 di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, (15-17/10/23).
Kelompok dengan usaha Jatropha Paper Soap (Kiri) dan kelompok dengan usaha tabungan aqiqah hasanah (kanan) berhasil lolos KMI Expo dan Award 2023 di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, (15-17/10/23). (Foto : Dok.Pribadi)

Dua kelompok usaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil lolos untuk mengikuti KMI Expo dan KMI Award XIV 2023 (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) yang akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, (15-17/10/23).

Baca juga : UPT PIBK UMJ Adakan Pelatihan Kewirausahaan untuk Mahasiswa

Mahasiswa UMJ tersebut merupakan kelompok yang berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Kelompok pertama kategori Industri kreatif, seni, budaya, dan pariwisata dengan usaha Jatropha Paper Soap yakni Shaffikri Muthi (FTan), Evita Sri Delfanti (FTan), Anisa Halimatu Saidah (FTan), Siti Alisah (FEB), dan Anisa Pitriani (FTan).

Kemudian, kelompok kedua kategori jasa dan perdagangan dengan usaha tabungan aqiqah hasanah yakni Arild Sadewo Wifrandi (FTan), Abdul Hamid (FTan) danan Muhammad Ardika Pangestu (Ftan).

KMI Expo dan KMI Arward XIV 2023 adalah tempat bertemunya wirausaha mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk saling berkompetisi, mengenalkan produknya, membangun jejaring dan apresiasi kepada usaha mahasiswa pelaksana P2MW.

Sebelumnya, mereka telah mengikuti beberapa tahap seleksi. Tahap I seleksi berupa pengumpulan proposal yang ditinjau oleh internal UMJ untuk dilakukan seleksi yang berhak didaftarkan ke belmawa Kemendikbudristek. Selanjutnya, Tahap Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) P2MW oleh panitia dari Kemendikbudristek.

Kepala Unit Pelayan Teknis Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (UPT PIBK UMJ) Dessy Iriani Putri, S.P., M.Si., mengaku senang dengan capaian lolos dalam KMI Expo dan KMI Award. Menurutnya, mahasiswa telah melewati tahap seleksi yang ketat dari Kemendikbud Ristek.

“Alhamdulillah, mereka sudah melakukan persiapan yang matang mulai dari mengikuti pelatihan, bazar produk, dan penilaian dosen pembimbing,” tutur Dessy saat ditemui diruangannya, Rabu (25/10/23).

Dessy mengungkapkan harapannya, agar mahasiswa dapat lanjut mengembangkan program usahanya dan membuka lapangan kerja baru. Terlebih lagi, bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa lainnya untuk berwirausaha.

Dalam sesi lain, Anggota kelompok usaha tabungan aqiqah hasanah, Abdul Hamid menjelaskan alasan utama dibalik usaha yang dibuat. Ia bersama teman kelompoknya ingin memberikan bantuan dan kemudahan untuk masyarakat merencanakan Aqiqah jauh lebih murah dengan proses menabung. Tidak hanya itu, Ia juga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Universitas, dimulai dari pebimbingan dan pelatihan.

Pada kesempatan yang sama, Anisa Halimatu bersama Siti Alisah salah satu anggota kelompok usaha Jatropha Paper Soap, menjelaskan bahwa produk sabun dari ekstrak daun jarak pagar punya keunggulan yakni ramah lingkungan.

Mereka berharap produknya dapat menembus pasar internasional dengan melakukan ekspor ke berbagai negara. Karena, Industri kreatif menjadi salah satu pasar yang paling diminati saat ini. “Selain ekspor, kami ingin memperkenalkan bahwa mahasiswa memiliki kreatifitas dan inovasi yang luar biasa terkait pembaruan produk,” tutup Anisa dan Alisa.

Kegiatan yang merupakan kompetensi tahunan mahasiswa wirausaha ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Editor : Dian Fauzalia