UMJ Kukuhkan Dua Guru Besar Termuda se-Indonesia

Oleh :
Dinar Meidiana
Pengukuhan GB UMJ
Prof. Dr. Masyitoh Chusnan, M.Ag., Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, SKM., MKM., Prof. Dr. Ibnu Sina, SH., MH., dan Dr. Ma’mun Murod, M.Si., seusai penyematan lencana Guru Besar di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Rabu (26/07/2023).

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengukuhkan dua Guru Besar, di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Rabu (26/07/2023). Kedua Guru Besar tersebut adalah Prof. Ibnu Sina Chandranegara, SH., MH., dan Prof. Tria Astika Endah Permatasari, SKM., MKM. Baik Ibnu Sina maupun Tria Astika, merupakan Guru Besar termuda di bidangnya masing-masing se-Indonesia.

Baca juga : Penambahan Jumlah Guru Besar, Bukti Keseriusan UMJ Tingkatkan Akreditasi

Prof. Dr. Ibnu Sina Chandranegara, SH. MH ditetapkan menjadi Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 26467/M/07/2023 Terhitung mulai tanggal 01 April 2023 pada sat usia 33 tahun.

Prof. Ibnu memecahkan rekor MURI yang diterima oleh Prof Dr Rully Charitas IP, SSi, MPd., sebagai Guru Besar Termuda Indonesia pada November 2022 lalu.Pada rangkaian pengukuhan, Prof. Ibnu menyampaikan orasi ilmiah tentang Tiga Abad Doktrin Pemisahan Kekuasaan: Di Antara Memisahkan Kekuasaan dan Memisahkan Kekuasaan yang Sesungguhnya.

Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, SKM., MKM ditetapkan Menjadi Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam Usia 39 Tahun melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi   Republik   Indonesia   Nomor 26470/M/07/2023, terhitung mulai tanggal: 01 Mei 2023. Pada rangkaian pengukuhan, Prof. Tria menyampaikan orasi ilmiah berjudul Keselarasan Peran Keluarga, Masyarakat, dan Teknologi: Menyibak Potensi Muhammadiyah dan Tantangan Pencegahan Stunting di Era Disrupsi.

Pengukuhan berjalan dengan khidmat. Keduanya dikukuhkan oleh Ketua Senat UMJ Prof. Dr. Masyitoh Chusnan, M.Ag. Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengungkapkan rasa bangganya terhadap dua dosen UMJ yang dikukuhkan sebagai Guru Besar termuda di bidangnya masing-masing. Pada kesempatan  tersebut, Ma’mun menyampaikan komitmen UMJ dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di UMJ.  

“UMJ masih memiliki stok sebanyak 65 Lektor Kepala yang insyallah sudah mengajukan usulan kenainkan habatan fungsional dosen. Harapannya tahun 2024 akan semakin banyak Guru Besar. Kemudian, selain punya keseriusan pada akselerasi Guru Besar UMJ juga tidak lupa memperkuat pendidik bergelar doktor. Saat ini dosen bergelar doktor di UMJ sejumlah 226. Dorongan ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar UMJ meraih akreditasi Unggul,” kata Ma’mun saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian UMJ Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam sambutannya menyampaikan “Ini menjadi ikhtiar bersama , tidak hanya meningkatkan kualitas universitas tapi meningkatkan kualitas pendidikan. Sekarang ini di lingkungan PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah) per Mei 2023 memiliki 209 Guru Besar. Tidak termasuk guru besar yang di luar PTMA. Guru besar Muhammadiyah jumlahnya lebih dri 500. Ini menunjukkan betapa konsistensi dan bagaimana sumbangan besar Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,”

“Pegukuhan ini meningatkan para civitas akademika khususnya pada dua profesor muda yang pada hari ini dikukuhkan bahwa tugas berat seorang profesor adalah menjadi punggawa ilmu dan punggawa moral. Ini menjadi  bagian dari tugas utama orang-orang yang ada di perguruan tinggi dan menekuni dunia pendidikan sebagai dunia pengabdian bukan hanya profesional, tapi juga pengabdian untuk bangsa dan negara,” ungkap Mu’ti.

Sementara itu, Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah 3 Dr. Lukman, ST., M.Hum., menyampaikan tanggapan terhadap sambutan Rektor UMJ terkait komitmen UMJ dalam meningkatkan akreditasi. Lukman mengatakan bahwa saat ini LLDIKTI Wilayah 3 sedang melakukan percepatan bagi peningkatan jabatan fungsional dosen termasuk UMJ. Ia juga memberikan dorongan dan dukungan pada UMJ yang saat ini berupaya meningkatkan akreditasi menuju Unggul.

“UMJ saat ini akreditasinya B, sudah melampaui standar tapi ada juga yang harus dikejar bukan hanya akreditasi Unggul tapi juga Perguruan Tinggi Kelas Dunia. Salah satu pondasinya untuk meraih itu adalah SDM yang dihasilkan. Dua Guru Besar ini akan mendorong peningkatan Guru Besar di UMJ,” ungkapnya.

Pengukuhan yang disiarkan langsung di kanal Youtube UMJ TV ini dihadiri tiga Guru Besar tamu yaitu Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Tongat, SH., M.Hum., dan Prof. Agus Setyo Muntohar, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.(Eng.). Hadir pula para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga dan Biro di lingkungan UMJ serta kerabat dan keluarga besar dari Prof. Tria Astika Endah Permatasari, SKM., MKM., dan Prof. Ibnu Sina Chandranegara, SH., MH.

Editor : Tria Patrianti