Mahasiswa UMJ Lolos Pendanaan Kemenpora dan Pegadaian KKWP 2022

Ahmad Hulaemi Roziem, Rifat Putra Hermawan, Rabiatul Nurhasanah, mendapatkan pendanaan modal dari Kemenpora, Sabtu (19/11).

Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil mendapatkan permodalan dari Kemenpora dan PT Pegadaian pada Wirausaha Muda Pemula se-Indonesia. Kegiatan pendanaan ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian program KKWP (Kuliah Kewirausahaan Pemuda) Kemenpora 2022.

Empat mahasiswa tersebut di bawah binaan Pusat Inkubator Bisnis UMJ, dalam bentuk produk dan jasa. Ahmad Hulaemi, memanfaatkan kebisaannya dalam olahraga panahan untuk membuka layanan jasa berupa Les Privat Memanah. Rabiatul Nurhasanah, menyediakan jasa untuk produk-produk kreatif dengan merek dagang 201 Creative Team. Annisa Halimatusa’diah, membuka usaha bidang food and beverage dengan merek dagang Cookies Run’s. Sedangkan satu mahasiswa lainnya, yakni Rifat Putra Hermawan, membuka usaha R&S Kitchen.

Peserta KKWP Kemenpora tahun 2022 ini diikuti mahasiswa dari berbagai universitas dan langsung dipilih oleh Kemenpora melalui proses seleksi yang terdiri dari beberapa tahapan. KKWP tahap satu, yaitu pembukaan seminar kewirausahaan yang dilaksanakan secara daring pada tanggal 16 Juni 2022.

Mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan Tahap I berupa seminar, berhak melaju ke Tahap II yakni seleksi wawancara. Syarat utama untuk mendapatkan pendanaan modal, mahasiswa wajib memiliki unit usaha yang sudah berjalan minimal tiga bulan, menyusun proposal bisnis, dan mendapatkan surat rekomendasi dari universitas. Dari total 370 peserta yang mendaftar, hanya 153 mahasiswa yang mendapat pendanaan modal.

Kegiatan KKWP Tahap II mulai dilaksanakan pada tanggal 24 oktober 2022. Dari sepuluh mahasiswa yang direkomendasikan oleh UMJ, hanya enam mahasiswa yang dapat mengikuti KKWP Tahap II. Mahasiswa yang lolos dalam penilaian KKWP Tahap II akan mendapatkan bantuan permodalan dari Kemenpora dan PT Pegadaian. Tidak berhenti sampai di situ, mahasiswa yang dinyatakan sebagai penerima modal memamerkan produknya dalam Sosialisasi Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda, di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat (19/11), sekaligus menerima secara simbolis pendanaan modal usaha.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Mahasiswa UMJ Dessy Iriani Putri mengatakan menemui kesulitan dalam mencari mahasiswa wirausaha yang siap untuk mengikuti kegiatan KKWP 2022. Kendati demikian, permasalahan tersebut justru tidak menghentikan Dessy untuk berhenti mencari dan memotivasi Dessy dalam mendorong mahasiswa UMJ untuk mengikuti kegiatan KKWP 2022 demi mengembangkan usaha mahasiswa yang sudah berjalan.

Dessy mengungkapkan harapan agar kedepannya universitas memiliki program khusus yang dapat mengembangkan usaha mahasiswa UMJ seperti permodalan dana internal kampus, mentoring secara berkala, magang UMKM, serta bazar rutin yang dilakukan tiga bulan sekali. (KH/KSU)