Rektor UMJ Hadiri Halal Bi Halal PDM Kab. Brebes

Oleh :
Fazri Maulana
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma'mun Murod, M.Si (Kiri ketiga) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Halal Bi Halal PDM Kabupaten Brebes ditemani Ketua didaksmen Surono, M.Pd (Kiri Pertama), Ketua FKKSM Andri Aziz (Kiri Kedua) dan Anggota didaksmen Fakih (kanan) Sahabat Alam Bumi Ayu, Jum'at (10/5/2024). (Foto: KSU/Fazri Maulana)
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si (Kiri ketiga) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Halal Bi Halal PDM Kabupaten Brebes ditemani Ketua didaksmen Surono, M.Pd (Kiri Pertama), Ketua FKKSM Andri Aziz (Kiri Kedua) dan Anggota didaksmen Fakih (kanan) Sahabat Alam Bumi Ayu, Jum’at (10/5/2024). (Foto: KSU/Fazri Maulana)

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si menghadiri Halal Bi Halal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Brebes di Rumah Makan Sahabat Alam Bumi Ayu, Jum’at (10/5/2024).

Baca juga : Rektor UMJ Jadi Pembicara Halal Bi Halal di PDM Kabupaten Kediri

Dalam sambutannya, Ma’mun menyampaikan tentang formulasi pendidikan menuju Unggul. Hal itu berkenaan dengan pencapaian UMJ mendapatkan akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Maret 2024. Ma’mun mengungkapkan rasa syukur dan menurutnya hal itu menjadi gambaran kualitas dalam pengelolaan pendidikan.

Membangun pengelolaan pendidikan menuju unggul menurut Ma’mun dapat diwujudkan dengan dua formulasi yaitu pengelolaan konflik dan transparansi keuangan. “Mungkin tidak jauh berbeda jika kita mengaitkan dengan bagaimana pengelolaan sekolah. Dua hal itu menentukan institusi pendidikan maju atau tidak,” tutur Ma’mun.

Terkait dengan pengelolaan konflik, Ma’mun menekankan agar tidak merusak sistem atau aturan dalam sebuah institusi. “Konflik adalah suatu hal yang biasa terjadi, bahkan di Muhammadiyah sekalipun. Namun, jangan sampai konflik merusak sistem,” tambah Ma’mun.

Sementara itu terkait dengan transparansi keuangan, Ma’mun menilai bahwa penting untuk bisa mempertanggung jawabkan pengelolaan keuangan dalam institusi pendidikan. “Jangan sampai ada persoalan keuangan dikorupsi oleh Kepala Sekolahnya,” tegas Ma’mun.

Selain itu, Ma’mun juga memberikan perhatian kepada peningkatan kualitas tenaga kependidikan. Ia mengajak para guru untuk meningkatkan kompetensi dengan melanjutkan studi.

UMJ memberikan beragam fasilitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa UMJ siap memberikan kesempatan bagi para kader persyarikatan Muhammadiyah Brebes baik itu guru maupun siswa untuk melanjutkan pendidikan baik jenjang sarjana, magister, hingga doktor.

“Jangan sampai pendidikan guru kita rendah, padahal kita mempunyai banyak kampus unggul. Kita tidak bisa diam, semua harus ikut mendorong,” ucap Ma’mun.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF (Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal) PCM Kabupaten Brebes Surono, M.Pd., mengapresiasi fasilitas beasiswa yang diberikan oleh UMJ. Baginya, ini sangat membantu untuk memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Brebes.

Kegiatan Hala Bi Halal ini mengundang Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Kabaputen Brebes. Turut hadir pula Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FKKSM) Andri Aziz, Ketua Majelis Didaksmen dan PNF PCM Kabupaten Brebes Surono, M.Pd, Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA), dan PCM Kabupaten Brebes.

Editor : Dinar Meidiana