Antisipasi Kebencanaan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMJ Gelar Pelatihan Dasar K3

Oleh :
Dinar Meidiana
Pelatihan Dasar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) penanggulangan kebakaran yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ pada Jumat (27/05).

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) menggelar Pelatihan Dasar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bagi mahasiswa, karyawan, tenaga kependidikan (tendik), security dan masyarakat umum. Pelatihan digelar pada Jumat (27/05), di Gedung FKM UMJ dan dibuka oleh Wakil Rektor I UMJ, Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., M.Kep.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan mengundang Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel untuk sosialisasi dan memberikan edukasi terkait dengan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. Pelatihan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, peserta diberikan edukasi tentang penyebab kebencanaan dalam hal ini khusus tentang penanggulangan kebakaran. Mulai dari teori dasar api, penyebab kebakaran, penanggulangan, pengenalan dan penggunaan alat-alat K3 di gedung.

Sesi kedua digelar di luar ruangan, tepatnya di depan Gedung FKM UMJ. Pada sesi kedua, pelatihan dilakukan dengan metode simulasi. Seluruh peserta dilibatkan untuk mencoba menggunakan alat-alat K3, mulai dari memadamkan api menggunakan material kain basah sampai dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Seluruh peserta sangat antusias selama mengikuti rangkaian pelatihan. Selain ini merupakan bagian dari kurikulum di lingkungan FKM UMJ, pelatihan juga sangat bermanfaat bagi karyawan, tendik, terlebih satuan keamanan yang bertugas untuk menjadi bagian penting dalam pengamanan gedung.

“Ini kegiatan penting dan untuk siapapun dan di manapun. Pelatihan dasar K3 ini merupakan kegiatan yang bagus. Kedepannya semoga ada pelatihan yang levelnya lebih meningkat lagi”, ungkap Renaldi Andrianto, mahasiswa FKM UMJ angkatan 2019 yang ditemui di sela pelatihan. Respon positif juga datang dari mahasiswa FKM lain, Vina Apriliani. “Diharapkan program ini dilaksanakan bukan hanya FKM saja, tapi semua fakultas di UMJ. Terlebih untuk security, supaya dapat ilmu K3 demi keselamatan dan kesehatan kita semua.”

Tindakan preventif untuk mengurangi kerugian akibat bencana memang diperlukan oleh semua orang di manapun. Riki Elifiana, S.IP, trainer dari Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Tangsel, mengatakan “bencana, kebakaran, itu tidak bisa kita tolak, datangnya tidak mengenal tempat dan waktu. Oleh karenanya pelatihan dasar ini penting bagi semua orang. Materi dan simulasi yang dilakukan pada pelatihan ini adalah kejadian sehari-hari yang dibutuhkan oleh setiap orang, baik di rumah tangga, perkantoran, sekolah, semuanya.”

Program pelatihan ini merupakan program rutin FKM UMJ. Pelatihan kali ini adalah pelatihan pertama yang digelar di gedung baru. Selain bagian dari kurikulum, pelatihan dasar K3 juga merupakan kepedulian pimpinan FKM terhadap keselamatan warga dan aset FKM.

“Pelatihan ini bagian dari kurikulum, ada praktikum K3. Ini adalah salah satu bagiannya. Tidak diperuntukkan bagi mahasiswa saja, tapi semua yang melakukan aktivitas di sini, satpam, tendik, karyawan dan mahasiswa,” kata Dekan FKM UMJ, Dr. Andriyani, M. Kes., saat ditemui di sela kegiatan.

“Keahlian K3 ini bisa memberikan nilai tambah bagi mahasiswa khususnya di FKM, karena keahlian ini dibutuhkan di semua tempat,” ungkap Andriyani. Mengingat pentingnya pengetahuan K3, Andriyani mendukung mahasiswa FKM UMJ, khususnya peminatan K3 dan ERDAMS (Emergency Responses Disaster And Medical Service, Lembaga Semi Otonom FKM UMJ) yang fokus dalam hal meningkatkan kemampuan dan keterampilan umum di bidang kesehatan masyarakat terutama dalam hal kegawatdaruratan dan penangulangan bencana, untuk menjadi trainer K3 bagi mahasiswa UMJ. (DN/Humas)