Seminar Internasional FIK UMJ Bahas Upaya Penanganan Penyakit Katastropik

Oleh :
Fazri Maulana
Director Departement of Nursing, College of Medicine, Universitas National Chengkung University, Taiwan, Prof. Lin, Mei-Feng, Ph.D, saat menyampaikan materi di Aula Rufaidah, Gedung FIK UMJ, Selasa (28/5/2024). (Foto : KSU/Fazri Maulana)
Director Departement of Nursing, College of Medicine, Universitas National Chengkung University, Taiwan, Prof. Lin, Mei-Feng, Ph.D, saat menyampaikan materi seminar di Aula Rufaidah, Gedung FIK UMJ, Selasa (28/5/2024). (Foto : KSU/Fazri Maulana)

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) menggelar seminar dan visiting professor bertajuk Innovation Development Technology to Enchance Health Promotion, Prevention, and Catastrophic Health Management, di Aula Rufaidah, Gedung FIK UMJ, Selasa (28/5/2024). Seminar ini membahas tentang upaya penanganan penyakit katastropik.

Baca juga : BEM FIK UMJ Jadi Tuan Rumah RAKERWIL III ILMIKI ke-XII

Dekan FIK UMJ Miciko Umeda, S.Kp., M. Biomed., menerangkan seminar internasional bertujuan mendapatkan informasi sebagai upaya meningkatkan keilmuan dosen maupun mahasiswa dalam penanganan kasus katastropik yaitu penyakit yang memiliki kategori berbiaya mahal.

“Ini sesuai dengan visi kami untuk bisa mengetahui bagaimana perkembangan keilmuan penanganan kasus katastropik seperti kanker, jantung, dan lainnya yang tidak hanya terjadi di dalam tetapi luar negeri,” tutur Miciko saat dimintai keterangan disela kegiatan.

Miciko menjelaskan upaya yang dilakukan FIK bukan sekadar sosialisasi melalui seminar internasional ini. FIK UMJ telah melakukan kerja sama baik dengan instansi di dalam maupun luar negeri, salah satunya dengan Universitas National Chengkung University, Taiwan.

Ia berharap hasil seminar dapat diterapkan sebagai rujukan oleh para perawat dalam melakukan penanganan kepada masyarakat. “Kami ingin memberikan pembekalan kepada mahasiswa. Semoga informasi ini dapat dijadikan rujukan untuk pengembangan keilmuan katastropik di Indonesia,” tambah Miciko

Seminar yang diikuti ratusan mahasiswa dari program sarjana, magister, hingga spesialis ini menghadirkan tiga praktisi dari dalam dan luar negeri. Ketiganya yakni Guru Besar FIK Universitas Indonesia Prof. Agung Waluyo, S.Kp., M.Sc., Ph.d, praktisi Ady Irawan AM, M.Kep., Ns., Sp., Kep., Kom., dan Director Departement of Nursing, College of Medicine, Universitas National Chengkung University, Taiwan, Prof. Lin, Mei-Feng, Ph.D.

Agung menyampaikan upaya menemukan masalah atau melakukan assesmen untuk meminimalisir gejala-gejala bertambah buruk dari penyakit kanker, syaraf, atau jantung. Hal itu merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki oleh seorang perawat.

“Dari penyakit katastropik itu yang diharapkan dari seorang perawat memberikan input dengan berupaya membantu meminimalisir risiko,” ungkap Agung.

Sementara itu, Ady Irawan menjelaskan upaya penanganan katastropik dari sisi pendekatan holistik melalui pemberian pelayanan melalui metode alternatif. Ia menegaskan bahwa perawat harus memberikan pelayanan yang memberikan semangat kepada pasien.

Para peserta juga mendapat wawasan baru dari Lin Mei-Feng yang membahas terkait inovasi teknologi yang dapat meningkatkan pengembangan upaya pencegahan kesehatan. Mei secara interaktif menjelaskan bagaimana penggunaan artificial intelegent dalam kesehatan.

Seminar internasional keperawatan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Prodi, dosen dan mahasiswa FIK UMJ.

Editor: Dinar Meidiana