Istri Menko PMK Raih Gelar Doktor di UMJ

Oleh :
Qithfirul Fahmi
Suryan Widati memaparkan disertasi Sidang Terbuka Promosi Doktor di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Senin (29/04/2024). (Foto:KSU/Qithfirul Fahmi)
Suryan Widati memaparkan disertasi Sidang Terbuka Promosi Doktor di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Senin (29/04/2024). (Foto:KSU/Qithfirul Fahmi)

Istri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Suryan Widati meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dengan predikat Cumlaude di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ). Sidang Terbuka Promosi Doktor ini digelar di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Senin (29/04/2024).

Baca juga : Sekolah Pascasarjana UMJ Luluskan Doktor ke-52 dan 53

Suryan memaparkan disertasi berjudul Manajemen Aset Pendidikan Islam dalam Perspektif Kepemimpinan Berkelanjutan (Studi di Fenomenologi pada Yayasan Al-Qur’an Lima Benua). Studi tersebut dilakukan dalam rangka merespons diskursus keberlanjutan (Sustainability), utamanya terkait dengan SDG’s (Sustainable Development Goals) khususnya dalam bidang pendidikan di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian dan desrupsi.

“Saya mengambil perspektif SDG’s yang mana memiliki tagline education for all dan no left behind. Jadi semua anak itu harus sekolah apapun alasannya dan salah satu solusi untuk pendidikan itu adalah dengan rumah tahfiz di Yayasan Al-Qur’an Lima Benua, karena ada beasiswa yang bisa mengakomodir agar anak-anak bisa jadi santri dan itu sesuai dengan tagline SDG’s,” ujar Suryan.

Selama menempuh pendidikan doktor di MPI SPs UMJ, ia merasa bangga apalagi usai menjadi alumni. Menurutnya iklim akademis yang tercipta sangat menyenangkan karena mendapatkan banyak ilmu baru dari berbagai macam latar belakang.

Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. turut gembira atas keberhasilan istrinya meraih gelar doktor di UMJ. Ia mengatakan bahwa Suryan akan tetap mengajar sebagai dosen, baik di Politeknik Negeri Malang ataupun jika ikut dirinya ketika menjabat dan bertempat tinggal di wilayah tertentu.

Muhadjir menuturkan kebahagiaannya ketika UMJ menjadi salah satu bagian Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang meraih predikat akreditasi Unggul. “Ini harus diikuti dengan konsolidasi dan meningkatkan kapasitas sehingga tidak saja formalitas, karena keunggulan itu merupakan predikat tertinggi dari sebuah perguruan tinggi. Harus betul-betul dijaga supremasi predikat unggulnya, termasuk dalam memproduksi kelulusan mahasiswa UMJ, termasuk mahasiswa doktor,” jelas Muhadjir saat menghadiri Promosi Doktor istrinya.

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. yang menjadi Ketua Sidang Terbuka Promosi Doktor Suryan membeberkan bahwa disertasi yang mengkaji manajemen aset di Yayasan Al-Qur’an Lima Benua cukup bagus. “Saya kira hasil penemuannya bisa menjadi masukan bagi lembaga-lembaga pendidikan Islam, terutama yang mengelola pesantren tahfiz dan sejenisnya,” ucap Ma’mun.

Ia berharap istri Menko PMK tersebut dapat melakukan aktivitas positif dengan membantu kerja-kerja di Aisyiyah, terutama dalam hal pembenahan lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Aisyiyah.

Kiri ke kanan: Dr. Saiful Bahri, Lc., MA., Prof. Dr. Herwina Bahar, M.Ag., Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., Suryan Widati, Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag., Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si., Prof. Dr. Ghofur Ahmad, MM., dan Prof. Dr. Andry Priharta, MM. usai melaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor di Auditorium dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Senin (29/04/2024). (Foto: KSU/Qithfirul Fahmi)



Direktur SPs UMJ Prof. Dr. Herwina Bahar, M.Ag. menyatakan jika Suryan telah menempuh pendidikan dokter di MPI UMJ dengan baik. “Di satu sisi kami turut berbangga dan berbahagia karena ia telah mengikuti proses perkuliahan dengan baik dan mencapai prestasi hasil ujian cumlaude dengan IPK 3,98, karena saya juga yang melakukan ujian sebagai penguji dari Seminar Hasil hingga selesai. Ia menguasai dan konsisten dengan apa yang ditulisnya,” ungkap Herwina.

Menurut Herwina, kelulusan istri Menko PMK tersebut dapat menjadi ajang promosi untuk pimpinan-pimpinan publik agar bisa berkuliah di UMJ khususnya di program doktor. Pasalnya, Program Doktor MPI dan UMJ sudah meraih akreditasi Unggul, serta siap untuk go international. Hal ini berarti mempunyai konsekuensi pengelolaan untuk dilaksanakan dengan baik, serta dapat menjadi center of excellent untuk program studi lain di UMJ ataupun PTMA lainnya.

Suryan dipromotori oleh Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag dan co.Promotor Prof. Dr. Ghofur Ahmad, MM. Sementara itu, pengujinya yakni Ma’mun, Herwina, Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si., Prof. Dr. Andry Priharta, MM., dan Dr. Saiful Bahri, Lc., MA.