FIK UMJ Raih 3 Penghargaan dari AIPNI

Oleh :
Dinar Meidiana
FIK UMJ Raih Penghargaan dari AIPNI

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) menerima 3 penghargaan dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI). Salah satunya sebagai Peserta Regional Kategori Platinum. Penghargaan tersebut diberikan pada Rapat Tahunan Anggota (RTA) AIPNI yang digelar di The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta, selama tiga hari, 4-6 Oktober 2023.

Baca juga : Sebanyak 146 Ners Lulusan FIK UMJ Diangkat Sumpah

Sebanyak tiga penghargaan diraih berdasarkan persentase kelulusan terbaik Regional 5 pada Uji Kompetensi Nasional Ners. Penghargaan pertama diraih pada kategori Peserta Regional Ranking 1 (96,93%) Uji Kompetensi Nasional Ners Periode 3 Tahun 2022.

Kedua, kategori Peserta Regional Platinum (100%) Uji Kompetensi Nasional Ners Periode 1 Tahun 2023. Ketiga, kategori Peserta Regional Ranking 2 (99,32%) Uji Kompetensi Nasional Ners Periode 2 Tahun 2023.

Wakil Dekan I Dr. Ns.Yani Sofiani, M.Kep.,Sp.Kep.MB., dan Wakil Dekan II Ns. Titin Sutini, M.Kep.,Sp.Kep.An., menghadiri acara tersebut dan menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Umum AIPNI Agus Setiawan. S.Kp, MN, DN.

Wakil Dekan I Dr. Ns.Yani Sofiani, M.Kep.,Sp.Kep.MB., mengatakan bahwa penghargaan tersebut adalah prestasi yang membanggakan bagi FIK UMJ karena regulasi kelulusan Uji Kompetensi Nasional Ners menjadi mutlak karena sistem exit exam.

“Tentunya pencapaian ini bukan hanya menjadi prestasi program studi tapi seluruh civitas akademika FIK UMJ baik pengelola di fakultas, prodi, para dosen, tenaga kependidikan dan orang tua mahasiswa,” kata Yani saat dimintai keterangan melalui pesan singkat Kamis (19/10/2023).

Orang tua menjadi stakeholder penting dalam proses pembelajaran mahasiswa FIK UMJ. Hal ini disebabkan panjangnya program persiapan mahasiswa untuk mengikuti uji kompetensi. Pimpinan fakultas memutuskan untuk melibatkan orang tua agar dapat mendukung dan mendorong anak-anaknya hingga menuju hari ujian tiba.

Pimpinan dan dosen FIK UMJ kerap mengadakan pertemuan dengan orang tua mahasiswa baik untuk konseling, konsultasi maupun kegiatan doa bersama. Komunikasi dan koordinasi antar seluruh pihak terlibat mulai dari proses pembelajaran, penyiapan wahana klinik untuk mahasiswa, dan penyediaan preseptor yang mumpuni menjadi kunci utama dalam mempertahankan prestasi tersebut.

“Harapannya prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Kerja sama selalu dipupuk agar dapat mencapai kompetensi mahasiswa,” ungkap Yani.

Melalui prestasi ini FIK UMJ berupaya melahirkan lulusan yang berkualitas untuk mendukung program pemerintah sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum AIPNI saat sambutan. Agus Setiawan mendorong perguruan tinggi agar dapat menyiapkan lulusan yang dapat beradaptasi dengan agenda transformasi pemerintah.

Dalam kegiatan yang bertema Penguatan Pendidikan Tinggi Keperawatan Dalam Mendukung Transformasi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Era Digitalisasi ini, dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi dari setiap regional seluruh Indonesia.

Editor : Dian Fauzalia