Ketua BPH UMJ: Ibadah Sholat Berikan Kekuatan Spritual dan Keteguhan Jiwa

Oleh :
Fazri Maulana
Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti M.Ed (Foto :Dok.muhammadiyah.or.id)

Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti M.Ed menjadi khatib dalam sholat jumat di Masjid At-Taqwa, pada Jumat (09/2/2024). Materi yang ia sampaikan tentang memaknai perintah sholat dalam peristiwa Isra dan Miraj. Menurutnya, sholat memberikan manusia kekuatan spiritual dan keteguhan jiwa.

“Bahwa sholat itu ibadah yang memberikan kekuatan, stamina spiritual, dan mental yang teguh. Oleh karena itu, Allah Swt memerintahkan kita dalam keadaan sulit untuk tetap menunaikan ibadah sholat dan memohon dengan penuh kesabaran,” terang Muti.

Muti menyampaikan bahwa ada dua hal penting dalam memaknai peristiwa Isra dan Miraj yaitu mengenai perintah sholat dalam konteks kepribadian dan perjuangan Islam. Ia menerangkan, pertama yaitu perintah sholat paling banyak disampaikan dalam Al-Qur’an. Jika memahami penggalan ayat-ayat Al-Quran, memiliki kesamaan penjelasan dimulai dari Adam As hingga Nabi Muhammad SAW, bahwa buah dari menunaikan ibadah sholat yaitu memberikan kekuatan kepada manusia.

Lebih lanjut, makna kedua, berdasarkan QS. Al Baqarah ayat 43 dan 153, mengandung pesan penting tentang kekuatan sholat dan sabar dalam meminta pertolongan Allah Swt. Maka, Isra Mi’raj adalah cara Allah untuk mengajarkan kepada Rasulullah SAW bahwa ibadah sholat memberikan keteguhan dan kekuatan untuk tidak menyerah dengan keadaan.

“Maka dari itu, kita bisa memahami bahwa Allah Swt, menurunkan perintah sholat dalam peristiwa Isra dan Miraj adalah untuk memberikan kekuatan kepada Rasulullah SAW. Karena, pada saat itu Rasulullah ditinggal oleh dua orang yang dicintai yaitu istri dan pamannya. Tidak hanya itu, Rasulullah juga melakukan hijrah karena mengalami tekanan teror dari kaum Quraisy,” tutur Muti.

Editor : Dian Fauzalia

https://simlppm.untan.ac.id/vendor/terbaik-2024/https://lentera.uin-alauddin.ac.id/question/gratis-terlengkap/https://old-elearning.uad.ac.id/gampang-menang/https://fk.ilearn.unand.ac.id/demo/http://ti.lab.gunadarma.ac.id/jobe/system/https://elearning.uika-bogor.ac.id/tanpa-potongan/https://silayar.ut.ac.id/demo/https://besadu.belitung.go.id/css/https://silayar.ut.ac.id/course/terbaik-terpercaya/https://jdih-dprd.sumedangkab.go.id/system/