FIP UMJ dan BPBD Tangsel Dampingi Siswa SD Lakukan Mitigasi Bencana

Oleh :
Mutiara Halimatu's Sadiyah
FIP UMJ dan BPBD Tangsel
Siswa-siswi SDI Plus Baitul Maal saat latihan mengevakuasi diri ketika mitigasi bencana, Pondok Aren, Jumat (17/03/2023).

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan lakukan mitigasi bencana gempa bumi di SD Islam Plus Baitul Maal, Pondok Aren, Jumat (17/03/2023). Mitigasi gempa bumi merupakan program kerja Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).

Ratusan siswa SDI Plus Baitul Maal nampak antusias mengikuti rangkaian mitigasi bencana mulai dari edukasi dan simulasi menyelamatkan diri saat gempa bumi. Para siswa dikenalkan pada hal-hal penting yang harus diketahui untuk menyelamatkan diri pada saat bencana. Selain itu, pengenalan unsur mitigasi bencana seperti rambu-rambu dan alat pendukung evakuasi juga menjadi poin penting dalam rangkaian kegiatan.

Baca juga : ERDAMS FKM UMJ Ikut Sukseskan Rakornas PB BNPB 2023

Mahasiswa FIP UMJ dan para guru mendampingi dan membimbing para siswa melakukan simulasi penyelamatan diri pada saat gempa bumi. Ketika sirine berbunyi, para siswa diberitahu untuk berlindung di bawah meja dan menghindari kaca sebagai langkah menghindari diri dari reruntuhan akibat gempa. Setelah situasi mereda, dengan teratur setiap siswa mencari lokasi aman dengan berjalan ke lapangan sekolah.

Simulasi terasa nyata dengan adanya empat siswa berperan sebagai korban bencana dan dievakuasi menggunakan tandu. Para siswa mendapat pengalaman dan pelajaran tentang pentingnya mitigasi bencana gempa bumi, sehingga apabila terjadi bencana serupa siswa sudah dapat melindungi diri mereka sendiri.

Siswa-siswi SDI Plus Baitul Maal mendapat edukasi tentang bencana gempa bumi, Pondok Aren, Jumat (17/03/2023).

Mitigasi bencana merupakan program yang akan diadakan secara rutin setiap enam bulan sekali sesuai dengan program pemerintah melaksanakan satuan pendidikan aman bencana. Mitigasi bencana kali ini merupakan pertama kalinya setelah pernah dilakukan pada tujuh tahun silam. Hal tersebut dijelaskan Kepala SDI Plus Baitul Maal, Rosmawati, S.Pd.I.

Mitigasi bencana menjadi perhatian mahasiswa FIP UMJ dalam menjalankan PLP karena melihat potensi bencana alam di Indonesia, khususnya wilayah Tangsel. Oleh karenanya mahasiswa FIP UMJ berinisiatif menggandeng BPBD Tangsel untuk bekerja sama melakukan mitigasi bencana gempa bumi.

“SDI Plus Baitul Maal berada di wilayah rawan bencana. Oleh karena itu, terlaksananya kegiatan ini membuat mahasiswa FIP UMJ selangkah lebih depan dengan mengajak publik untuk bersama-sama mencegah bencana alam,” ujar Asep Sopandi, perwakilan BPBD Tangerang Selatan.

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan wajib yang diadakan FIP UMJ sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) di mana mahasiswa bergabung langsung dengan sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan program pendidikan. Rosmawati berharap mahasiswa KKN FIP UMJ dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari kegiatan PLP ini. (MT/MN/KSU).