Cari Tahu Keunggulan Prodi Administrasi Publik FISIP UMJ

Sebagai kampus Unggul, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) senantiasa memberikan pelayanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya melalui Program Studi Administasi Publik yang juga terakreditasi Unggul BAN-PT pada Agustus 2023 berdasarkan Surat Keputusan No. 3053/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/VIII/2023

Prodi Adminstrasi Publik FISIP UMJ berupaya membentuk lulusan Unggul dengan didukung berbagai aspek mulai dari kurikulum, pengajar, hingga pusat kajian. Yuk, simak keunggulan Prodi Administrasi Publik berikut ini:

Pengajar dan Laboratorium Memadai

Ruang lingkup pembelajaran public affairs meliputi manajemen urusan publik dan kajian kebijakan publik. Pembelajaran itu didukung oleh tenaga pengajar profesional dengan kualifikasi Magister, Doktor, dan Profesor dalam bidang administrasi publik, serta praktisi yang berpengalaman dalam bidang public affairs. Selain itu terdapat laboratorium dan Pusat Kajian Pelayanan Publik (PKPP) yang mendukung pembelajaran.

Kerja Sama Tingkat Nasional dan Internasional

Mahasiswa berpeluang mengikuti banyak kegiatan atau program hasil kerja sama program studi dengan instansi di dalam dan luar negeri yang dapat menambah kompetensi, wawasan, jejaring, dan pengalaman.

Hingga saat ini, Prodi Administrasi Publik telah menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai perguruan tinggi, instansi pemerintah dan lembaga non pemerintah tingkat nasional dan internasional.

Beberapa kerja sama yang telah dilakukan di antaranya dengan Universiti Utara Malaysia, Ajeenkya Dy Patil University India, Nara Prefectual University Jepang, Inha University Korea Selatan, Lembaga Administrasi Negara, Ombudsman RI, Pusat Telaah dan Informasi Regional, Indonesian Parliamentary center, dan Pemerintahan daerah.

Kerja sama itu diimplementasikan dalam berbagai program. Beberapa di antaranya yang telah terlaksana 5 tahun terakhir yaitu hibah KKN PPM DIKTI (2018), KKN Internasional dengan Singapore Polytechnic (2019), KKN Muhammadiyah Aisyiyah, International Community Service dengan Abhinav Educational Society dan Ajeenkya Dy Patil University India.

Implementasi MBKM

Sejak tahun 2020, Prodi Administrasi Publik FISIP UMJ telah melaksanakan aktivitas MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang semakin membuka peluang untuk belajar di luar kampus. Mahasiswa mengikuti progam magang MBKM di institusi mitra.

Beberapa instansi yang telah menjadi mitra antara lain DPR RI, Ombudsman Republik Indonesia,  Pusat Telaah Data dan Informasi Regional (PATTIRO), Indonesian Parliamentary Center (IPC),  Pemerintah Propinsi DKI Jakarta,  Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Selain itu beberapa mahasiswa juga melaksanakan magang di beberapa BUMN seperti PT PERTAMINA, PT Pertani, PT Askrido, PT Permodalan Nasional Madani Persero, PT Angkasa Pura 2, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) serta di CIMB NIAGA.

Program MBKM lainnya yang dilakukan oleh mahasiswa adalah program Kampus  Mengajar, studi independent di Zenius,  Pejuang Muda di Kementerian Sosial RI, pertukaran mahasiswa dengan Universiti Utara Malaysia (UUM), Universitas Malikussaleh, Universitas Islam Makassar dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi serta program   Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (UGM, UNAND, UNILA,  UNHAS, Universitas Malikussaleh).

Peluang Karier Lulusan

Lulusan Prodi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ memiliki banyak peluang karier. Salah satu yang jadi primadona adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi masih banyak peluang karier yang dapat diambil oleh lulusan.

Beberapa di antaranya peneliti bidang administrasi publik, analis kebijakan, administrator/manajer sektor publik dan pelaksana urusan publik. Peluang karier itu terbuka lebar karena para lulusan diberikan bekal pembelajaran selama studi di Prodi Administrasi Publik.

UMJ memiliki 57 program studi, 16 di antaranya telah terakreditasi Unggul. Kunjungi umj.ac.id untuk mendapatkan informasi keunggulan program studi lainnya di UMJ.

Penulis : Dinar Meidiana
Editor : Budiman