Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil lolos dalam pendanaan Wirastart Expo 2025 yang merupakan program lanjutan dari kompetisi Proposal Usaha PTMA 2024 Tingkat Nasional. Diselenggarakan di Institut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD), pada Rabu dan Kamis ( 25-26/02/2025).
Baca juga: MRadio UMJ Menang 4 Kategori Lomba Penyiaran Se-Jabodetabek
Mahasiswa tersebut terdiri dari, Asa Afifatun Nazma sebagai ketua, Putri Hana, Mawadah Latifah, Heru Pratama, dan Muhamad Hugo sebagai anggota. Mereka juga merupakan anggota IMM FISISP UMJ. Kemudian Alfan Ramdoni sebagai dosen pembimbing kelompok.
Mereka membuat produk berupa cemilan pedas yang terbuat dari kerupuk dan diberi bumbu rempah. Produk ini diberi nama “Kahayang” yang mempunyai makna “Keinginan” dalam bahasa Sunda.
Nazma mengatakan bahwa produk Kahayang, tidak hanya sebagai upaya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), tetapi juga sebagai solusi bagi masyarakat yang menyukai makanan pedas. Dengan cita rasa khas dan kualitas terjamin, produk ini diharapkan mampu memenuhi selera konsumen.
“Selain untuk mengembangkan UMKM, Kahayang ini hadir sebagai solusi bagi pecinta makanan pedas, dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam upaya mengembangkan usaha, mereka membuka lowongan kerja bagi masyarakat lokal untuk sama-sama memproduksi produk cemilan tersebut. Mereka menyambut partisipasi masyarakat dengan baik.
“Dalam mengembangkan usaha, kami membuka lowongan kerja bagi masyarakat untuk sama-sama memproduksi produk cemilan ini. Kami menyambut partisipasi mereka dengan senang hati,” ungkap Nazma.
Selain itu, Nazma menyampaikan rasa senang dan kehormatan bisa merasakan berada di fase ini. Ia mengungkapkan bahwa mencapai tahap ini bukanlah hal yang mudah. Ia pun berharap agar usaha yang telah dilakukan dapat menembus kancah internasional.
“kami sangat senang mendapatkan kesempatan untuk berwirausaha dan dapat pendanaan kedepannya jualan kami bisa menembus kancah internasional,” ungkap Nazma.
Lebih lanjut Nazma menjelaskan, setelah menghadapi berbagai tantangan, proses perolehan sertifikat halal yang sebelumnya dianggap rumit kini telah menjadi lebih mudah. Seiring berjalannya waktu, semua rintangan yang dihadapi berhasil diatasi satu per satu. Sertifikat halal ini terbukti dapat memberikan nilai tambah dalam kompetisi yang diikuti.
Wirastart expo 2025 ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Selain perlombaan, pada acara ini diselenggarakan Talkshow Socio Technopreneurship untuk Indonesia Maju: Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan.
Editor : Dian Fauzalia