Warek III UMJ Sampaikan Peran Penting Perempuan dalam Membangun Keluarga Tangguh

Oleh :
Alwi Rahman Kusnandar
Wakil Rektor III UMJ, Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., M.H saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pembukaan dan Studium Generale Immawati Leadership Forum 2025 di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ, Jum’at (04/07/2025). (Foto: KSU/Alwi)
Wakil Rektor III UMJ, Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., M.H saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pembukaan dan Studium Generale Immawati Leadership Forum 2025 di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ, Jum’at (04/07/2025). (Foto: KSU/Alwi)

Wakil Rektor (Warek) III UMJ, Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., M.H menyampaikan peran penting perempuan dalam membangun keluarga tangguh. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pembukaan dan Studium Generale Immawati Leadership Forum 2025 di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ, Jum’at (04/07/2025).

Baca juga: Warek III UMJ Terima Kunjungan Universiti Malaya

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pondasi utama ketangguhan sebuah masyarakat bermula dari ketangguhan keluarga, dan perempuan memiliki posisi strategis dalam hal tersebut.

“Perempuan-perempuan ini diciptakan dimulainya dari keluarga, keluarga adalah inti dari masyarakat. Tentu dengan keluarga akan menentukan sebuah masyarakat itu baik atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, dalam Islam tidak ada perbedaan derajat antara laki-laki dan perempuan, karena yang membedakan hanyalah ketakwaannya. Ia menegaskan bahwa Islam telah meninggikan martabat perempuan sebagai sosok yang bertanggung jawab penuh terhadap moralitas dalam keluarga.

“Seorang anak yang berprestasi, mampu berbicara di depan publik, dan berbakti pada orang tuanya, itu semua adalah berkat didikan seorang Ibu. Tanpa ibu, tidak ada artinya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Rini mengajak seluruh peserta forum, baik Immawan maupun Immawati, untuk menyadari potensi besar yang dimiliki oleh perempuan sebagai pemimpin.

“Kita tentu harus berbangga menjadi perempuan. Meski multitasking, perempuan itu mampu mengendalikan segalanya dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga tangguh bukan berarti keluarga tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu mengelola masalah dengan nilai-nilai spiritual, ketenangan emosional, dan kecakapan sosial.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta ini juga mengahadirkan sejumlah narasumber, salah satunya Utusan Presiden RI Bidang Pariwisata Zita Anjani, S.Sos., M.Sc.

Sebagai Keynote Speaker, Zita memberikan motivasi kuat kepada seluruh peserta forum. Ia menyatakan bahwa forum semacam ini menjadi ruang diplomasi strategis bagi perempuan muda.

“Diplomasi bisa terjadi di ruang forum yang lebih kecil seperti ini. Para Immawati punya bekal untuk menjadi diplomat muda,” tegasnya.

Selain itu, Zita juga mengatakan bahwa Immawati bukan hanya seorang aktivis. Menurutnya, para Immawati adalah agen perubahan. Ia menutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk memberdayakan potensi terbaik dalam diri sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

“Ketika perempuan bergerak, peradaban pasti akan melesat. Mari kita angkat potensi terbesar bangsa ini, dimulai dari diri kita sendiri,” pungkasnya.

Selain Rini dan Zita, kegiatan ini juga menghadirkan Anggota DPD RI DKI Jakarta Happy Farida Djarot, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Kurniasih Mufidayati, M.Si, dan Komisioner KPU RI Iffa Rosita S.E., M.M.

Immawati Leadership Forum merupakan kegiatan pelatihan kepemimpinan bagi para kader perempuan DPD IMM DKI Jakarta. Kegiatan ini mengangkat tema Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya.

Editor : Sofia Hasna