Visitasi Akreditasi Prodi PPG FIP UMJ

Visitasi Akreditasi Prodi PPG FIP UMJ, di Lantai 3 Gedung Business Center, Selasa (22/11).

Tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (Prodi PPG FIP UMJ), di Lantai 3 Gedung Bussiness Center UMJ (22/11). Asesor yang diutus untuk melakukan visitasi adalah Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd dari Universitas Negeri Padang dan Dr. Udik Budi Wibowo, M.Pd., dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Kegiatan visitasi ini dihadiri oleh Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dengan didampingi jajarannya yaitu Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, M.Kep., Wakil Rektor II Dr. Mutmainah, M.M., Wakil Rektor IV Dr. Septa Chandra, M.H., serta Ketua PPG Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., dan Kepala Badan Penjaminan Mutu UMJ Dr. Tria Astika Endah, MKM. Selain itu, hadir pula Dekan FIP Dr. Iswan, M.Si. beserta jajarannya dan sivitas akademika FIP UMJ.

Ma’mun Murod mengungkapkan bahwa UMJ memiliki 57 Prodi dari 10 fakultas, yang semuanya ditekadkan secara bersama-sama untuk menjadi unggul, salah satunya adalah Prodi PPG. “Prodi yang jumlahnya banyak menjadi beban, namun dapat diikhtiarkan sebagai daya pendorong UMJ yang unggul, Inshaallah di tahun 2024. Maka dari itu, visitasi Prodi PPG pagi hari ini bisa mendukung ikhtiar kita (sivitas akademika UMJ) untuk menggapai akreditasi unggul (universitas),” tambah Ma’mun.

Rusdinal menyampaikan bahwa lembaga akreditasi sangat adil saat melakukan visitasi akreditasi dengan panduan dan penilaian yang aman dan tuntas, yang diselaraskan dengan fungsi tim asesor. Oleh karena itu, rutinitas visitasi akreditasi yang dilakukan UMJ sangat baik dilakukan. Hal ini sesuai dengan muara kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, M.B.A. “Kami apresiasi kepada para pimpinan UMJ yang berkomitmen untuk kemajuan perguruan tinggi, karena Pak Nadiem sesungguhnya berfokus dan bermuara pada pendidikan yang terbaik kepada mahasiswa. Mudah-mudahan mahasiswa lulusan UMJ menjadi yang terbaik juga di masyarakat,” tutur Rusdinal.

Rusdinal menambahkan bahwa untuk mewujudkan pendidikan terbaik dan mencapai perguruan tinggi berpredikat unggul, segenap sivitas akademika UMJ harus menjalankan konsep plan-do-check-action dengan baik. “Waktu tidak bisa diulang. Oleh karena itu, harus sungguh-sungguh terus mengejar dan mengerjakan dengan metode manajemen tersebut, yang mengarah kepada instrumen akreditasi 9 kriteria LAMDIK,” ungkapnya.

Selaras dengan Rusdinal, Budi menyatakan bahwa visitasi akreditasi oleh tim asesor BAN-PT terikat oleh waktu. Oleh karena itu, dalam melakukan penilaian harus sesuai dan selesai, serta harus dipersiapkan secara baik selama waktu yang sudah ditentukan. “Mudah-mudahan visitasi akreditasi UMJ selesai dengan baik, sehingga kita dapat melakukan kegiatan yang harus dikerjakan,” pungkas Budi.

Visitasi akreditasi oleh tim asesor BAN-PT berlangsung selama tiga hari, Senin sampai Rabu, 21-23 November 2022. Melalui agenda ini, Prodi PPG FIP UMJ menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas mutu pelayanan pendidikan. (QF/KSU)