Kunjungan Rektor UNIMMAN ke UMJ

Kiri ke kanan: Agust A. Kaya, S.KM., M.Kes. (Rektor UNIMMAN), Dr. Muhammad Hadi, M.Kep. (Warek I UMJ), dan Dr. Ma'mun Murod, M.Si. (Rektor UMJ), saat pertemuan di Ruang Rektor UMJ, Lantai 2 Gedung Rektorat Baru, Kamis (06/10).
Kiri ke kanan: Agust A. Kaya, S.KM., M.Kes. (Rektor UNIMMAN), Dr. Muhammad Hadi, M.Kep. (Warek I UMJ), dan Dr. Ma’mun Murod, M.Si. (Rektor UMJ), saat pertemuan di Ruang Rektor UMJ, Lantai 2 Gedung Rektorat Baru, Kamis (06/10).

Rektor Universitas Muhammadiyah Manado (UNIMMAN) Agust A. Laya, S.K.M., M.Kes. mengunjungi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Kamis (06/10). Agust disambut oleh Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod M.Si., dan Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, M.Kep. di Lantai 2 Gedung Rektorat.

Kunjungan tersebut dalam rangka rencana kerjasama yang ingin dilakukan dalam bidang pendidikan yang terkait dengan pertukaran mahasiswa dari UNIMMAN ke UMJ ataupun sebaliknya. UNIMMAN merupakan perguruan tinggi yang baru berdiri pada tahun 2022 dengan nama STIKES Muhammadiyah Manado. Melalui kunjungan ini, Agust A. Laya juga membuka ruang diskusi untuk mendapatkan beberapa pendapat dan masukan terkait tenaga kependidikan, sistem tata kelola, dan lain sebagainya kepada UMJ. Hal tersebut dilakukan karena pendirian UNIMMAN tidak terlepas dari bimbingan, arahan serta dukungan dari UMJ.

“Dalam kunjungan ini memang adanya kerjasama terutama untuk pengembangan Universitas Muhammadiyah Manado. Sejak awal memang kami (UNIMMAN) dibimbing oleh UMJ terutama ketika awal berdiri Sekolah Tinggi, kami dibimbing oleh pak Hadi (Warek I UMJ) yang langsung turun kesana untuk memberi penilaian, serta mendukung sampai akhirnya berdirinya STIKES Muhammadiyah Manado. Kami datang kembali kesini ingin meminta pendapat, masukan serta nasehat kepada UMJ karena Alhamdulillah di tahun ini Universitas Muhammadiyah Manado telah resmi berdiri,” jelas Agust.

Pada kesempatan tersebut, dalam pertemuan yang hangat Ma’mun Murod memberikan banyak masukan terkait hal-hal yang berdampak untuk kemajuan universitas. “Kuncinya memang ada di SDM (Sumber Daya Manusia), lakukan MoU dengan STIKES Muhammadiyah atau PTM yang ada berada di Sulawesi. Sehingga atas kerjasama tersebut bisa berdampak pada tenaga kependidikan, juga pada kualitas dari UNIMMAN,” tutur Ma’mun. (MN/KSU)