Gagas Reduplikasi Morfologi Bahasa, Mahasiswa FIP Lolos PKM-AI

Tim Program Kreatif Mahasiswa (PKM), yang terdiri dari Sarah Tsaqila, Latifa Nur Hani, Nur Aisyah Jamila, Rangga Pratama Santoso, dan Rulanda Zahra Wahyuni, serta Dosen Pembimbing Dr. Hajjah Zulfitria Binti Zaidir, S.Pd. M.Pd.

Proposal Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP UMJ) lolos dalam seleksi Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI), dengan Judul Proposal Reduplikasi Morfologi pada Bahasa Indonesia dengan Bahasa Jawa, FIP meraih Insentif PKM tahun 2022. Pengumuman tersebut diumumkan secara resmi melalui laman SIMbelmawa, pada Rabu (10/8/2022).

Tim FIP UMJ yang diketuai oleh Sarah Tsaqila, dan beranggotakan Latifa Nur Hani, Nur Aisyah Jamila, Rangga Pratama Santoso, dan Rulanda Zahra Wahyuni mendapatkan insentif PKM 2022. Sarah yang dihubungi melalui pesan singkat menyatakan fokus utama dari topik yang diambil adalah proses reduplikasi morfologi pada Bahasa Indonesia dengan Bahasa Jawa. Topik tersebut diusung karena lingkungan masyarakat sekitar Sarah dkk., mampu berbahasa Jawa walaupun bukan berasal dari Pulau Jawa. Sarah dkk. juga melihat banyaknya kehidupan berbagai asal-muasal masyarakat dan mampu menggunakan Bahasa Jawa, sehingga muncul suatu alur penelitian mengenai Bahasa Jawa atau kata yang sering direduplikasi atau diulang-ulang penggunaan Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari.

Proposal yang selesai pada 18 Maret ini menemui tantangan, “kendalanya adalah mencari sumber daftar pustaka yang Lima Tahun kebelakang”, jelas Sarah. Walaupun terdapat tantangan, Sarah beserta tim tidak merasa lengah dan terus berusaha untuk mencapai hasil yang maksimal dalam proses pengerjaan.

“Alhamdulillah kami lolos di Kemendikbudristek. Harapan kami semoga dengan diloloskan kelompok kami, tahun ini bisa memotivasi kami terus menulis artikel-artikel lain”, ungkap harapan Sarah.

Dr. Hajjah Zulfitria Binti Zaidir, S.Pd. M.Pd., selaku Dosen Pendamping Sarah beserta tim, mengungkapkan semoga PKM-AI menjadi sebuah ajang kreativitas para mahasiswa dalam berkreasi dan menciptakan suatu hal yang baru sehingga terbentuk suatu motivasi bagi mahasiswa. Lebih lanjut, Zulfitria menyampaikan perasaan senang atas keberhasilan tim PKM-AI FIP, dan sangat bangga kepada tim atas pencapaian yang sangat luar biasa. “PKM-AI baru dilakukan di ranah fakultas. Berharap PKM-AI berlanjut hingga menciptakan inovasi baru dan suatu wadah bagi mahasiswa dan dosen dalam berkreativitas dan segi keilmuan ilmiah”, ungkap Zulfitria dalam wawancara via pesan singkat, Selasa (30/08). Selain itu, Zulfitria menyampaikan harapan bahwa ke depannya akan ada kegiatan workshop untuk membimbing mahasiswa dalam menyusun proposal, sehingga mahasiswa dapat ikut event nasional maupun internasional. “Kepada semua mahasiswa FIP UMJ, lebih banyak ikut partisipasi dalam kegiatan PKM, serta saya berharap dukungan dari UMJ maupun fakultas dalam kegiatan ini sehingga semakin banyak Mahasiswa termotivasi, bergairah, dan bersemangat dalam kegiatan PKM”, tutup Zulfitria. (ID/KSU)