Sekolah Pascasarjana UMJ Laksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor ke 37

Sidang Terbuka Promosi Doktor yang ke-37, Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dengan mahasiswi atas nama Wiwi Hartati, Skom., M.Si, (keempat dari kiri) yang didampingi tim penguji pada Senin (20/06).
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPS UMJ) telah menyelenggarakan sidang terbuka Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam di Aula Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Senin (20/6/22).

Sidang terbuka kali ini ialah ujian promosi doktor yang ke-37, Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dengan mahasiswi atas nama Wiwi Hartati, Skom., M.Si, yang merupakan Wakil Rektor (Warek) III Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC). Judul disertasi Wiwi Hartati yang diujikan pada sidang terbuka tersebut yakni “Kepemimpinan Transformasional dan Praktek Pemasaran Relasional dalam Membangun Citra pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Wilayah Cirebon”.

Disertasi ini menitikberatkan kepada pembangunan citra melalui kepemimpinan transformasional dan praktek pemasaran relasional untuk PTMA di Wilayah Cirebon. Pada kesempatan yang sama, Wiwi Hartati, Skom., M.Si, menuturkan alasannya menentukan pilihan melanjutkan pendidikan Program Studi Doktor (S3) di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah pertama, UMJ dilingkungan UMC sudah sangat dikenal bagus, terlebih lagi ditambah dengan kedekatan yang sudah terjalin sebelumnya. “Tidak hanya itu, saya merasa dihargai, pelayanannya sangat baik. Bimbingan prodi dan staf luar biasa,” ucap Wiwi ditemui saat sidang terbuka program doktor telah usai.

Ketua sidang sekaligus Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Hj. Masyitoh, M.Ag, menegaskan bahwa hasil disertasi yang telah dikerjakan, tidak hanya menjadi arsip dokumen pribadi. Tetapi, digunakan untuk memberikan manfaat kepada PTMA lainnya.

“Saya sampaikan, hasil penelitian ini jangan hanya untuk diri sendiri, atau hanya untuk dokumen. Tetapi, hendaknya untuk memberikan manfaat terutama Perguruan Tinggi Muhammadiyah, tidak hanya yang menjadi sasaran penelitian saja,” ungkap Masyitoh.

Lebih lanjut, terselenggaranya sidang terbuka promosi doktor oleh SPS UMJ ini menjadi bagian penting untuk universitas. SPS tidak hanya menjadi lembaga yang mempersiapkan dan mencetak kader-kader bangsa melalui Program Studi Doktor (S3), tetapi ikut melakukan promosi UMJ dengan jangkauan yang lebih jauh.
“Umumnya ujian terbuka sebagai promosi doktor untuk seseorang, mereka yang studi harus diadakan ujian terbuka. Di samping itu, merupakan promosi untuk keluar, bahwa UMJ sudah melahirkan doktor,” tambah Masyitoh.

Salah satu dosen penguji, Dr. Hidayat Nur Wahid, LC., MA, yang juga merupakan mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2014-2019, menuturkan bahwa disertasi yang dilakukan di lingkungan Perguran Tinggi Muhammadiyah harus tetap berdasarkan nilai-nilai ke Islaman Muhammadiyah.

“Tentu, yang tadi saya proyeksikan, karena ini di Perguruan Tinggi Muhammadiyah tidak keluar dari dasar nilai-nilai kemuhammadiyahan. Al-Qur’annya, Hadistnya, dan bagaimana pengalaman Universitas Muhammadiyah yang sudah hebat-hebat,” ungkap Nur Wahid saat ditemui di sela-sela sesi foto sidang terbuka.

Sidang terbuka ini dihadiri oleh tim penguji yakni; Prof.Dr. Hj. Masyitoh, M.Ag (Ketua Sidang/Co.Promotor); Prof. Dr. Khaerul Wahidin, M.Ag (Dosen penguji IV/Promotor); Prof. Dr. Dede Rosyada, MA (Penguji II Dosen tamu UIN Syarif Hidayatullah); Prof. Dr. Gofur Ahmad, MM (Dosen penguji IV); Dr. Ma’mun Murod, M.Si (Dosen penguji V); Dr. Hidayat Nur Wahid, LC.,MA (Dosen penguji VI); Dr. N. Oneng Nurul Bariyah, MAg (Dosen penguji VIV). (FZ)

Berita Terbaru

id Bahasa Indonesia
X